Viduka Tetap Kapten Australia
Senin, 22 Mei 2006 | 10:47 WIB
TEMPO Interaktif, Melbourne: Pelatih nasional Austrlia Guus Hiddink mengumumkan bahwa dia tetap memilih Mark Viduka sebagai kapten timnya untuk Piala Dunia nanti, kemarin. Ini berarti, penyerang Middlesbrough tersebut menyingkirkan nama kapten sebelumnya, Craig Moore.
"Sungguh sebuah situasi yang sulit bagi kami berdua," kata Viduka, 32 tahun, soal konflik batin yang sempat menderanya menyangkut pertemanannya dengan Moore, pemain belakang Newcastle United. "Kami tumbuh bersama di sekolah sepak bola Australia Institute of Sport dan kami telah saling mengenal dalam waktu yang lama."
Moore sebelumnya menjadi kapten The Socceroos -julukan Australia. Masalahnya, ketika Tim Benua Kanguru berjuang di babak kualifikasi, Moore justru berjuang memulihkan cedera hamstring-nya. Saat itulah Hiddink menunjuk Viduka sebagai kapten sementara.
Setelah sembuh dari cedera, Moore pun kembali masuk dalam skuad Hiddink untuk Piala Dunia. Tapi Hiddink tetap mengenakan ban kapten di lengan Viduka. Bersama Middlesbrough, Viduka sukses masuk ke babak final Piala UEFA meski kemudian dibungkam Sevilla 0-4.
"Kami berdua (dengan Moore) senang memimpin tim dan saya pikir baik saya atau dia yang terpilih sebagai kapten, kami tetap akan bergembira," kata Viduka. "Yang paling utama kami tetap berada dalam satu tim."
Di mata Hiddink, Viduka cukup berwibawa sebagai pemimpin di lapangan. "Dia telah melakukannya dengan baik saat babak kualifikasi dan mengambil tanggung jawab keseluruhan tim dengan bagus," ujar Hiddink. Sambil bercanda, Viduka mengatakan, "Sejujurnya ini mengharukan sebab Hiddink mengatakan kepada saya bahwa sifat saya mirip seorang pria berusia 60 tahun.
Australia nanti tergabung bersama negara-negara kuat di Grup F: Brasil, Jepang, dan Kroasia. Brasil juara bertahan, Jepang kekuatan yang kian hari kian menjanjikan, dan Kroasia "kuda hitam" yang setiap saat bisa membuat kejutan.
Australia banyak diperkuat pemain-pemain yang mencari nafkah di Liga Inggris. Dua gelandang utamanya bermain untuk tim kota Liverpool, Harry Kewell (Liverpool) dan Tim Cahill (Everton). Bila semua pemainnnya fit, Australia patut diperhitungkan.
Sedikit masalah mendera, Kewell dan Cahill tengah cedera ringan dan tak bisa ikut pemanasan akhir menjelang perhelatan di Jerman. Mereka absen saat Tim Kanguru beruji coba melawan Belanda (4 Juni) dan Liechtenstein (7 Juni).
"Saya sangat peduli dengan perkembangan kesehatan Kewel (cedera paha atas). Dia akan sehat saat Australia melakukan pertandingan pertamanya di Jerman," kata Hiddink. "Kami sekarang harus tetap fokus dan menyiapkan taktik dan strategi cadangan bila seorang pemain tak bisa tampil."
AFP | ANDY M




